Minggu, 18 Januari 2015

THE TAITAN 48 [eps_2]






 Tak lama kak Army masuk kelas

    “hai semua” sahut kak Army yang baru saja tiba
    “hai kak Army” jawab murid-murid
    “kakak akan ngumumin ketua panitia untuk kegiatan ospek besok” jelas kak Army
    “liat nih pasti kak Army bakal nyebut nama gua” bisik Prass ke Tamara
    “pliss deh jangan geer dulu.. yang ditunjuk jadi ketua tuh pasti gua” balas Tamara
    "oke yang akan jadi ketuanya adalah Melody" sahut kak Army
    "What kok Melody sih kak bukan aku yang jadi ketua nya ??" protes Tamara
    "Tamara ini udah keputusan dari pihak sekolah jadi mau gak mau kamu harus terima" jawab kak Army
    "dan Melody kamu boleh memilih sendiri untuk wakil ketua ospek" sambung kak Army
    "Melody pilih aku aja ya" pinta Ve
    "ehmmm..." Melody masih berfikir siapa yang pantas menjadi wakilnya

Melody sempat melirik ke arah Ren

    "aku milih Ren aja kak sebagai wakilnya" jawab Melody
    "loh kok kenapa Ren dia kan murid baru Mel ??" tanya Prass
    "tau Melody kenapa bukan Prass yangg udah jelas-jelas kapten Basket" sambung Yoga
    "Melody kakak mau minta penjelasan dari kamu kenapa memilih Ren" tanya kak Army
    "karena dia tuh orangnya tenang kak, biasanya orang yg tenang itu cenderung lebih dewasa kak jadi punya jiwa memimpin gitu" jelas Melody
    "hati-hati entar di modusin lagi kamu Mel" teriak Hanns
    "iya bener tuh biasanya orang sok keren tuh suka modusin cewek" sambung Prass
    "eh lu berdua bisa diem gak" sahut Ridwan marah
    "Ridwan duduk ...!!!" bentak kak Army
    "dan buat kamu Prass jangan suka cari-cari masalah" sahut kak Army
    "untuk anggota ospek kakak sudah membuatnya.. kakak akan sebutin satu persatu" jelas kak Army
    "oke untuk anggota panitia ospek ada Ve, Ridwan, Prass, Tamara, Violet, Hanns, Angel, Yoga, Riska dan Andre" sebut kak Army
    "cuma 12 orang doang kak ??" sahut Ve
    "iya katanya ada murid kelas XI yang ikut juga kak ?!" sambung Melody
    "tenang kalo itu kak udah ngaturnya kok.. nah sekarang murid kelas XI yang diluar boleh masuk" perintah kak Army
    "hai kak" sahut Kinal, Dhike, Tata dan Hanna
    "Hah mereka berempat yang jadi anggota ospek gak salah kak ??" protes Tamara
    “iya mereka bakal gabung dalam kelompok” jawab kak Army
    “ ok kakak bakal sebutin anggota pada tiap kelompok. Kelompok 1- Melody, Prass, Ren, Tamara. Kelompok 2- Yoga, Tata, Angel, Dhike Kelompok 3- Violet, Andre, Ve, Hanns. Kelompok 4- Ridwan, Kinal, Hanna, Riskha.
    “ih kok aku satu kelompok sama mereka kak ??   
    "Kamu keberatan Tamara satu kelompok sama mereka ??" jawab kak Army dengan pertanyaan Tamara
    "Jelaslah keberatan masa aku harus satu kelompok sama mereka-mereka" balas Tamara
    "Oke kalo kamu keberatan kamu bisa keluar dari kelompok ini ko" jawab kak Army
    "Lah ko aku yangg disuruh keluar sih kak gak adil nih" jawab Tamara kembali
    "Katanya kamu keberatan ya udah kalo gitu lebih baik kamu yangg mengundurkan diri" balas kak Army
    "Tapi gak bisa gini dong kak" protes Tamara kembali
    "Keputusan ini udah kakak bicarakan dengan pengurus Sekolah jadi kalo ada yang tidak suka mau gak mau harus mengundurkan diri" jelas kak Army
    "Sial gua gak mau kalo mereka berempat satu kelompok sama gua" bisik Tamara
    "oke kalian bisa pake Ruang Osis yang kosong untuk diskusi tentang ospek besok untuk ketua dan wakilnya sesuai dengan ketentuan tadi Melody sebagai ketua & Ren sebagai wakilnya" sahut kak Army
    "Dan satu lagi kakak mau tugas kalian sebagai pembina harus kumpul jam 3 sore ini" lanjut kak Army
    "Sekarang baru jam 11 siang masih cukup banyak waktu untuk kalian untuk berfikir buat Ospek besok" sambung kak Army


Kak Army pun pergi meninggalkan Klas XII

"Kita harus cepet-cepet mikir buat Ospek besok" sahut Ve
"Terus kenapa kalian masih disini bukannya kita harus ke Ruang Osis" jawab Ren sambil berjalan keluar kelas
"Tuh orang kalo bukan temenya Ridwan udah gua jadiin Combero kali" jawab Ve kesal
"Udah apa kata Ren tuh ada betulnya kan kak Army yang bilang tempat kita buat diskusi di Ruang Osis" jawab Melody
"gak biasanya Melody belain cowok apalagi dia baru kenal sama Ren" pikir Ve
"Hei kalian jangan buang waktu cepat pergi ke ruang Osis" sahut Prass
"Halah lu sendiri masih duduk-duduk disitu" jawab Hanna
"Hanna kamu bisa gak jangan asal jawab kayak gitu" bisik Dhike
"Ya abis tuh anak ngeselin khe" jawab Hanna
"Tapi dia kan kakak kelas kita" jelas Dhike
"Alah kakak kelas kayak gitu mah gak usah terlalu di hormati" jawab Hanna santai
"Udah ngobrolnya kalo belum gua mau duluan nyusul Ren ya" jawab Andre
"Gua juga ikut Ndre" sahut Ridwan
"Udah yuk ntar keburu habis waktunya" sahut Melody

Sedangkan Ren yang sudah tiba lebih dahulu di ruang osis sedang bosan menunggu teman satu kelompoknya

"Kalian lamban udah 15 menit gua nunggu disini" sahut Ren kepada kelompoknya
"Maaf  tadi ada kendala pass mau kesini" jawab Melody meminta Maaf
"Alah paling juga Dandan dulu di Toilet" jawab Ren kesal
"Sekali lagi aku sebagai ketua minta maaf" jawab Melody merasa bersalah
"Ketuanya aja kayak gini apalgi anggotanya dasar gak berguna" jawab Ren angkuh

Melody yang mendengar perkataan Ren barusan pun menangis menundukan kepalanya

"Sudah gak usah menangis segala itu hanya bisa membuat lu gak percaya diri lagi" sahut Ren pergi meninggalkan yang lain
"Ren mau kemana lu" tanya Ridwan
"Gua males dan gua gak suka dipimpin ketua Cengeng kayak gitu" jawab Ren

Andre yang dari tadi diam pun berjalan mendekati Melody

"Udah gak usah nangis Mel maksudnya Ren tuh baik" sahut Andre menenangkan Melody
"Baik dari mana jelas-jelas tadi dia tuh ngejek Melody" jawab Ve kesal
"Dia memang gitu gak suka terus terang tapi dalam katanya tadi mungkin maksud dia adalah ingin kalian lebih disiplin dalam waktu" jelas Andre
"Tapi apa dia gak mikir perasaannya Melody yang dia hina ?!" jawab Ve
"Mungkin Ren sudah mikirin sebelumnya" jawab Andre singkat
"Mikirin gimana coba ??  jelas-jelas dia langsung pergi dan gak minta maaf sama sekali" tanya Ve
"Ren tau pasti bakal ada yang jelasin perkataannya tadi" jawab Andre
"Maksud kamu apa ??" tanya Ve bingung
"Lihat sekarang siapa yang lagi nenangin Melody?? Gua karena Ren tau gua sama Ridwan yang paling mengerti watak/sifat dia" jelas Andre
"Tapi cowok yang gak langsung minta maaf setelah nyakiti perasaan cewek itu disebut banci" jelas Ve
"Kita liat aja ntar si Ridwan lagi nyusul Ren buat bujuk dia" jawab Andre

Di sisi lain Prass dan tamara yang berada tak jauh dari mereka merasa senang melihat pertengkaran tadi

"Pertunjukan yang hebat" sahut prass sambil bertepuk tangan
"Iya Drama yang sangat mengagumkan" lanjut Tamara
"Apa mau kalian??" tanya Ve
"Wooo tenang kami cuma mau ikut kalian berdiskusi buat besok" jawab Prass

Melody yang masih belum tenang tiba-tiba lari pergi menjauh dari teman-temannya

"Melody mau kemana kamu" tanya Ve

Tapi Melody tidak menjawabnya dia malah terus berlari
Ve pun mengejarnya tapi
ditahan oleh Andre
"Jangan dikejar" sahut Andre
 "Tapi gua takut dia ngelakuin sesuatu yang aneh" jawab Ve
 "lu temennya harusnya lu lebih tau sekarang dia perlu adalah ketenangan jadi gua mohon jangan dikejar" jawab Andre

Ve pun hanya terdiam. Sedangkan Melody berlari menuju taman sekolah

"Apa yg Ren bilang benar gua gak pantes jadi ketua" pikir Melody sambil menangis

Tidak jauh dari tempat Melody Ren dan Ridwan berbicara

"Ren kenapa lu bisa ngomong kayak gitu ke Melody" tanya Ridwan
"Gua cuma pengen mereka lebih menghargai waktu yang ada" jawab Ren
"Iya tapi lu gak bisa ngomong kasar kayak gitu ke Melody" sahut Ridwan
"Gua gak ada maksud kasar sama dia tapi lu tau sifat gua kayak gimana" jawab Ren menundukan kepalanya
"Lebih baik lu minta maaf ke Melody sekarang" usul Ridwan
"Pasti anaknya sekarang lagi nangis di ruang osis kan ?!" tanya Ren
"gak, lu liat sebelah sana" jawab Ridwan menunjuk ke arah Melody
"Lu temenin gua ya buat minta maaf" pinta Ren
"lu harus minta maaf sendiri tugas gua sama Andre dah kelar sampe sini seterusnya tergantung lu berdua" jawab Ridwan pergi


Ren pun berjalan menuju Melody yg sedang menangis

"Hai..." sahut Ren
"Hai juga" jawab Melody menundukan kepalanya
"Maaf ya tadi kata-kata gua kasar sama lu" sahut Ren
"Tapi maksud gua baik kok" lanjutnya
"Gak apa-apa Andre udah jelasin semua mungkin di sini emang aku yang salah" jawab Melody
"Tapi tadi gua kan gak sempet dengerin penjelasan lu dulu kenapa bisa telat" balas Ren

Tiba-tiba Hp mereka berdua berbunyi

"Bentar ya adik aku nelpon" sahut Melody pergi menjauh dari Ren

Ren juga sama mendapat telpon dari adiknya

"Hallo ada apa kakak lagi sekolah nih" sahut Ren
"Aku cuma mau ngasih tau sama kakak dalam waktu dekat ini aku bakal nyusul kakak ke Indonesia" jawab adik Ren
"Kakak gak izinin kamu ke sini" balas Ren tidak mengizinkan adiknya
"Tapi kakak Aku gak bisa di sini sendirian" jawab adik Ren
"Pokoknya kakak gak izinin kamu kesini sendirian" sahut Ren
"Hallo Ren ini kakak" sahut seseorang di telpon
"Ini kak Verry kan ?!" tanya Ren
"Iya Ren ini kak Verry, soal adik kamu dia gak sendiri kok dia sama kakak dan temen-temen kamu sama Andre di sini" jawab kak Verry
"Kenapa mereka harus ikut ??" tanya Ren
"Entahlah kakak juga udah nanya tapi mereka gak jawab alasannya kenapa" jelas kak Verry


to be continued ....

created by @Ren_kagami48



Kisah Kasih di Sekolah [eps_4]






Saat sampai disekolah banyak yang melihat mereka

" aduh gw gak enak nih " ucap ivan
" sama siapa ? " ucap rona
" lu liat aja sendiri semua ngeliatin kita " ucap ivan
" haha kebiasaan lama kamu ternyata gak ilang yah.. Udah cuekin aja yuk kita ke kelas " ucap rona
" kan kita beda kelas " ucap ivan
" iya tau maksudnya jalannya bareng " ucap rona
" oh yaudah " ucap ivan

Saat dikoridor tiba tiba ivan bertemu dengan salah satu pemain futsal SMA 48 Jakarta

" WOY..!! " ucap seorang laki laki menuju ivan
" eh iya ada apa " ucap Ivan
" bisa ngobrol sebentar " ucap laki laki tadi
" ohh iya bisa bentar... " ucap ivan
" Rona kamu tunggu bentar ya aku mau ngobrol dulu sama kakak ini " ucap Ivan
" iya jangan lama lama " Ucap Rona
" iya bawel " ucap Ivan mencubit pipi rona
" ihh main cubit cubit aja.. Aku tunggu di tempat duduk itu " ucap Rona menunjuk salah satu kursi
" iya " balas ivan
" oh maaf kak ada apa ya mau ngobrol sama aku? " ucap Ivan
" lu anak baru dari jepang yah?? " ucap laki laki itu
" iya.. Memang kakak siapa?? " ucap Ivan
" Oh iya kenalin nama gw Dominikus Alexander panggil aja Gw Alex " ucap Alex
" Aku Ivan Valentino panggil aja ivan.. Tadi manggil ada perlu apa ya?? " ucap Ivan
" Iya gw denger lu pemain futsal juga sekaligus kapten di SMA jepang dan lu juga bawa sekolah lu yang dulu juara 2 apa bener ?? " ucap Alex
" kalo itu sih iya emang kenapa ya?? " ucap Ivan
" Gimana kalo lu ikut team futsal kita ya team futsal sekolah ini butuh pemain kelas 11 tambahan buat ikut turnamen futsal sejakarta " ucap Alex
" gw pikir pikir dulu ya soalnya gw belum tau kondisi pemain futsal sini dan gw masih anak baru " ucap Ivan
" itu gak masalah gimana kalo kita 1 vs 1 mau gak.. Itung itung gw nyeleksi lu " ucap Alex
" Boleh deh sekalian pengen liat salah satu tombak SMA ini yang selalu bawa sekolah ini juara 1 " ucap Ivan
" oke gw tunggu nanti istirahat gimana " ucap Alex
" ok .. " balas Ivan

Lalu alex pun kembali kekelasnya dan ivan menghampiri Rona yang sedang menunggu nya..

" Maaf ya lama " ucap Ivan
" ya gapapa yaudah yuk " ucap Rona menarik tangan Ivan
" iya iya sabar kenapa... " ucap Ivan

Saat sampai di dekat kelas mereka berpisah ke kelas masing masing

" Van aku ke kelas dulu ya " ucap Rona
" iya sana ke kelas " Ucap Ivan

Lalu mereka pun berpisah setelah ivan masuk kekelas ivan dikagetkan oleh 3 semprul dari belakang

" WOY..!! " ucap 3 semprul
" sialan lu ngagetin gw aja " Ucap Ivan
" hahaha nyantai kenapa lo ngelamun " ucap Ikhwan
" gapapa lagi pengen aja " ucap Ivan

Lalu andela dan ayana masuk ke kelas

" Haii semua " ucap Andela dan Ayana
" haii andela " ucap Ikhwan
" hai ayana " ucap Aip
" ehemm... " desah Syarif
" heheheh " mereka ber 2 cengegesan
" emang kenapa sama mereka?? " ucap Ivan
" lu gak tau ya jadi Ikhwan itu suka ama andela dari kelas 1 SMA sedangkan Aip suka sama ayana dari SMP ya tapi mereka belum ngungkapin perasaan ke andela ma ayana " ucap Syarif
" ohh gitu ya " ucap Ivan

Mereke apun mengobrol dan tidak terasa kelas pun sudah mulai penuh dan bel pun berbunyi tandanya masuk tak butuh waktu lama bu lisa pun masuk ke kelas

" pagi anak anak " ucap Bu Lisa
" pagi Bu.. " ucap Siswa Siswi
" baiklah sekarang buka buku matematikanya " ucap Bu Lisa

Pelajaran pun berjala. Dengan lancar hingga pelajaran pun selesai dan bel pun berbunyi tanda istirahat. Ivan langsung ke lapangan seperti yang di janjikan dia akan 1 vs 1 dengan Alex

" udah lama nunggu ya kak? " ucap Ivan
" baru sampe kok gimana udah siap " ucap Alex
" udah " ucap Ivan

Saat pertandingan mau dimulai tiba tiba teman Alex Melihat mereka..

" eh itu kan Alex " ucap seorang laki laki
" iya dia mau 1 vs 1 " ucap seorang temannya
" lu tau darimana " ucapnya lagi
" dia tadi ngomong udah mending kita liat aja anak baru itu mainnya kayak gimana "

To Be Continued

created by @ivalentino48

Rabu, 14 Januari 2015

Arti Persahabatan [eps_2]







Berbulan-bulan berlalu, aku dan Nando menjadi semakin akrab dengan teman-teman sekelas. Kemistri yang aku dapat adalah bersama dengan Buang, Maulana, Fery, dan Yoga.
Sedangkan Nando bersama orang-orang yang bisa dibilang ngetop lah di kelasnya.
Kalo kelompok saya sih terbelakangkan hehe..
1 Musim telah kita lalui, sekarang kita naik ke kelas XI.
Di kelas XI kami mengalami perubahan di bandinkan ketika kami masih berada di kelas X. Keberisikan sudah mulai kami hilangkan agar kelas TKJ2 tidak lagi menjadi kelas terberisik seperti ketika kita masih berada di kelas X.

2013
aku mulai memberanikan diri untuk mengubah Foto Profil Facebook ku dengan Foto Ve Jkt48, itu adalah awal aku mencoba bermain dengan Sosial Media. Tak sampai lama setelah aku mengganti Foto Profil ku dengan Foto Ve Jkt48, ada seseorang yang mencoba berbincang denganku lewat Inbox.
"Selamat malam, kamu fans Jkt48 ya ?" tanyanya ramah.
"Iya, kamu juga ya ?" jawabku lalu bertanya balik.
"iya, sob, usahakan kalau nonton 'JKT48 Missions' langsung dari Tvnya ya, biar rattingnya naik." katanya
"pastinya sob, kalau saya mah nonton langsung dari Tv, kalo dari youtube mah kagak seru." kataku.
'JKT48 Missions' adalah salah satu acara dari JKT48, menampilkan member berjuang untuk menuntaskan sebuah misi. Tak lebih dari 15 episode acara tersebut sudah tidak di tayangkan lagi, mingkin karena banyak yang nonton lewat youtube kali yahh ?. Itulah kenapa Jabal memberi tahuku agar tidak menonton lewat youtube, biar acaranya jalan terus.

#To be continued

created by @Syarifdellation

Arti Persahabatan [eps_1]






Namaku Syarif Hidayatullah, biasa di panggil Syarif atau bisa juga Della. Umurku 17 th. Aku duduk di bangku kelas 3 SMA, Aku adalah seorang Fans dari Idol Grup JKT48, Sister grupnya AKB48 yang berasal dari Jepang.
Itu terjadi ketika aku berada di bangku kelas 3 SMP/MTS, tepatnya ketika di awal Tahun 2012. Waktu itu Aku sedang melihat acara Musik di TV dan tampil lah Idol Grup itu.
"Waah, banyak amat nii Anggotanya !" kataku.
Mereka pun tampil dan membawakan lagu yang mereka bawakan. Aku hanya bisa terpanah melihat mereka perfome.
"Luar biasa ! mereka ada banyak tapi mereka gak ada kesalahan saat perfome, kereeen."
Yahh, begitulah petama kalinya aku jatuh cinta kepada JKT48.

*percakapan di bawah ini tidak real
"Ma, berangkat sekolah dulu yaa !"
"iya, hati-hati, semoga senang di sekolah barumu" Kata Ibuku.
Yahh, sekolah baru, aku lulus setelah 3 tahun belajar di MTSN Pulomerak dan aku lulus meninggalkan Sekolah Menengah Pertama ku menuju Sekolah Menengah Atas.

SMK YP17 Cilegon adalah tempatku dan saudaraku mencari ilmu selanjutnya. Jurusan yang kami masuki adalaj TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Entah kenapa kita berdua masuk ke situ, padahalkan kita nggak ngerti sama sekali tentang komputer hahaha.. Hahh, tak apalah yang penting kami mencari ilmu dengan tidak bersungguh-sungguh hahaha..
Ilman adalah nama dari saudaraku, dia masuk ke kelas TKJ3, sedangkan aku di kelas TKJ2.
"Kita duduknya disini aja !" kataku kepada Nando.
Nando adalah teman pertamaku saat MOS. Tempat yang kita duduki berada di urutan kedua dari belakang. Kenapa kita tidak memilih duduk di depan ? Kalian tau sendiri lah kalau duduk di depan itu nggak bisa bebas, nggak bisa nyontek, nggak bisa ngobrol dan nggak bisa ngeliatin paha yang ada di sebrang sana, ehh.. *don't try this at your school

#To be continued

created by @Syarifdellation 

Selasa, 13 Januari 2015

Kisah Kasih di Sekolah [eps_3]







" aku pulang " ucap ivan
" udah pulang yah van " ucap mamah
" iya mah oh iya aku ke kamar dulu ya mau ganti baju " ucap ivan
" iya kalo udah ganti baju langsung turun ya kita makan siang " ucap mamah
" iya mah " balas ivan

Setelah ganti baju ivan pun turun ke lantai bawah untuk makan siang bersama mamahnya.. Dan dia langsung duduk dimeja makan

" mah kak melody belum pulang?? " ucap ivan
" melody tadi telpon mamah katanya ada tugas sama temannya " ucap mamah
" oh yaudah langsung makan aja ya laper nih mah " ucap ivan
" iya kita langsung makan aja ya kasian juga kamu kayaknya laper banget " ucap mamah

Ivan dan mamahnya pun makan siang bersama dan setelah makan ivan kembali ke kamarnya dang langsung rebahan di kasur nya

" kalo di inget inget kakak kelas tadi cantik juga ya.. Sexy lagi " pikir ivan
" ahh kok gw mikirin kakak kelas mending gw tidur aja deh " pikirnya lagi

Ivan pun tertidur lelap dan tidak terasa ivan tidur cukup lama sampai malam dan dia pun bangun

" hoammm udah jam berapa nih?? " ucap nya sambil mengusap mata
" hah jam 20.0p berarti gw tidur lama banget.. Udah ahh cuci muka dulu " ucapnya kaget

Ivan pun langsung ke lantai bawah untuk membasuh muka tapi tiba tiba kakaknya memanggil ivan untuk duduk disebelahnya

" mamah mana kak?? " tanya ivan
" udah tidur ehhh dek sini deh kakak mau ngomong " ucap kak melody
" ohh udah tidur.. Iya bentar mau cuci muka dulu " ucap ivan

Setelah selesai membasuh muka ivan pun mengambil cemilan dan sirup dan langsung ke ruang keluarga karena tadi kak melody mau bicara dengannya

" mau ngomong apa kak? " tanya ivan
" tadi kamu ketemu naomi yah " ucap melody
" ohh kakak kelas yang tadi yah ... Iya aku ketemu emang kenapa?? " ucap ivan
" iya menurut kamu gimana? Dan dia single loh " goda kak melody
" yailah baru aja kenal main tanya tanya aja kalo menurut aku sih dia baik,sopan cantik lagi " balas ivan
" hahaha peace iya sih tapi biasanya kalo sama adek kelas dia suka jutek loh.. " ucap kak melody
" cuma ke kamu aja kayaknya dia baik apalagi anak baru biasanya dia jarang komunikasi sama anak baru " tambah nya
" hmm masa.. Kenapa jutek sama adek kelas? " tanya ivan
" katanya sih sok kenal gitu dia gak terlalu suka dan banyak yang nge godain juga katanya " ucap kak melody sambil tertawa
" hahaha ada ada aja kak melody udah ah mending tidur lagi " ucap ivan
" iya tidur sana gih selamat malam adek kesayanganku " ucap kak melody
" selamat malam juga kakak kesayanganku " balas ivan

Ivan dan melody pun kembali ke kamarnya masing masing dan langsung tidur karena besok sekolah
Saat pagi ivan bangun dan langsung mandi setelah mandi ivan pun sarapan bersama kakak dan mamahnya kenapa papah ivan dan melody tidak ada karena Papah mereka berada di Amerika mengelola perusahaan karena perusahaan papah ivan dan melody perusahaan terbaik

" dek nanti pulang antar naomi yah " ucap melody
" Uhuuukkk... " ivan tersedak makanan
" kok aku kan biasanya dia bawa mobil kak " ucap ivan
" mobilnya di bengkel katanya ganti aki.. Udah gak usah nolak ok yaudah kakak berangkat dulu " ucap kak melody
" yaudah deh terserah aja aku juga mau berangkat " ucap ivan

Saat diperjalanan ivan sempat berhenti karena dia melihat seseorang yang tidak asing baginya dan dia menyadari bahwa dia adalah... Teman masa kecil nya

" ehem udah lupa ya sama aku " ucap ivan
" hmmm maaf kamu siapa ya?? " ucap perempuan itu
" ohh ternyata udah lupa ya sama temen waktu kecil sendiri " ucap ivan
" ehhh tunggu kayaknya aku kenal dehh.. ka..ka..kamu ivan kan " ucap perempuan itu
" iya.. Ini aku Ivan " ucap ivan
" wahh gak nyangka kita bakal ketemu lagi udah lama gak ketemu aku kangen " ucap perempuan itu sambil memeluk ivan
" haha iya Rona aku juga kangen kok sama kamu " ucap ivan membalas pelukannya

Ya itu adalah teman masa kecil ivan namanya Rona Anggraeni sejak kecil hingga SMP mereka selalu bersama tetapi ivan pindah ke jepang dan dari situlah mereka jarang berkomunikasi dan jarang memberi kabar

" haha udah udah kange kangen nya berangkat yuk kita satu sekolah kan " ucap ivan
" iya tapi beda kelas pantes aja aku dapet kabar ada anak baru dan ganteng lagi dari jepang ternyata kamu ya haha aku seneng kalo gini " ucap Rona
" hahaha kamu juga makin cantik kok ron udah yuk kita berangkat bareng aku aja " ucap ivan
" ehh nyusahin gak?? " ucap rona
" enggak kok yok cepet naik nanti telat " ucap ivan
" yaudah deh ayuk takut telat " ucap rona

Dan mereka pun berangkat bersama..

To Be Continued

created by ivalentino48

Senin, 12 Januari 2015

Kisah Kasih Di Sekolah [eps_2]






Pelajaran pun selesai dan bel berbunyi tanda istirahat murid pun berhamburan untuk pergi ke kantin dan di kelas hanya ada beberapa orang

"Hay kenalin aku Viny " ucap seorang siswi
" aku sinka"
" aku ayana "
" gw della "
" aku andela "
" eh iya salam kenal semua aku ivan " ucap ivan
" heh heh udah udah liat anak baru + ganteng aja langsung cepet cepet " ucap ikhwan
" tau ini pecicilan banget " ucap syarif
" yailah lu berdua udah udah mending kita kw kantin " ucap aip
" ayok deh lu juga ikut van? " ucap ikhwan
" iya deh gw ikut bosen di kelas " balas ivan

Saat diperjalanan ke kantin para siswa dan siswi memperhatikan mereka ber 4 tetapi pandangan mereka mengarag ke ivan
" perasaan gw gak enak diliatin terus " ucap ivan
" udah cuek aja " ucap syarif
Saat di perjalanan..

" eh gw ke WC dulu ya .. Mau cuci muka " ucap ivan
" ok jangan lama lama " ucap Aip
Saat tiba di dekat WC tiba tiba...

" ADUH..!! " Ucap Serempak
" eh maaf kak saya gak sengaja " ucap ivan
" iya gapapa kok lagian aku nya juga yang salah jalan gak liat liat " ucap perempuan itu sambil merapikan buku yang dia bawa
" yaudah aku bantu ya " ucap ivan

Setelah merapikan buku buku yang jatuh mereka berdua pun berdiri..
" duhh nih kakak kelas cantik banget sumpah " ucap ivan dalam hati
" heii kamu gapapa kan.. " ucapnya sambil melambaikan tangan ke wajah ivan
" ehh maaf gapapa kok kak " ucap ivan
" kamu anak baru ya?? " tanya nya
" iya .. Aku anak baru " ucap ivan
" pantesan baru.. Oh iya kenalin aku Shinta Naomi panggil naomi aja " ucap Naomi
" ohh kak naomi kenalin aku Ivan " ucap Ivan
" yaudah aku duluan ya " ucap naomi
" iya kak aku juga mau kekantin " ucap ivan

Setelah naomi pergi ivan pun pergi ke kantin karena yang lainnya sudah menunggu

" maaf agak lama tadi ada Insiden " ucap ivan
" iya gapapa lu pada mau mesen apa?? " ucap syarif
" bakso aja deh minumnya jus alpukat " ucap ikhwan
" gw sama " ucap aip
" gw juga sama " ucap ivan

Setelah pesanan datang mereka menyantap makanan itu dan membayarnya dan setelah selesai mereka kembali ke kelas saat di koridor..
" ehh itu kan.. " ucap ivan
" oh itu latihan futsal kenapa emang? Lu mau ikut .. Kalo kita ber3 anak basket " ucap Aip
" ohh lu anak basket .. Nanti aja kalo waktunya udah pas . permainan mereka bagus " ucap ivan
" iya sekolah kita sering juara 1 futsal yang bawa sekolah kita sering menang itu Ka Ridwan, Ka alex, Ka andre, ama Ka Adit " ucap syarif menjelaskan
" mereka itu ya.. " ucap ivan menunjuk mereka di tengah lapang
" iya kalo mau kenalan aja " ucap Aip
" nanti aja deh " ucap Ivan

Semua siswa siswi sudah berada di dalam kelas pelajaran pun di mulai hingga selesai bel berbunyi pertanda pelajaran telah selesai dan pulang ..


" Oy gw Duluan ya " ucap Ivan
" Yoii " ucap mereke ber 3

Saat di parkiran ivan bertemu kakak kelas dan salah satunya kakaknya sendiri tapi dia cuek.. Dan perempuan itu bisa di bilang yang paling di incar oleh 1 sekolah ini.. Ivan pun menstarter motor nya dan langsung pergi

" eh itu anak baru ya?? " ucap salah satu perempuan
" iya namanya ivan " ucap salah satu lagi
" kok lu tau mi?? " ucap seorang lagi
" tau lah ve,mel tadi ketemu d deket wc dan dia bantu gw ngerapihin buku yang jatoh " ucap naomi
" ciiee kayaknya muali deket ama adek kelas nih kan lo jarang jaramg deket ama adek kelas apalagi sering d sebut jutek " ucap ve
" iya juga mi kan biasanya kalo gak ama Aip,syarif,ikhwan adek kelas gak ada lagi yang sedeket itu dan sekarang nambah 1 lagi kayaknya bakal seru nih " ucap melody
" ihh udah ahh jangan bahas itu mending kita pulang aja yuk " ucap melody

Dan mereke pergi meninggalkan parkiran

To Be Continued

created by @ivalentino48

Kisah Kasih Di Sekolah [eps_1]







"Dek bangun kan ini pertama kamu masuk sekolah" ucap seorang perempuan
"Iya bentar memang jam berapa??"  ucap seorang laki2
"Udah jam 07.30" ucap perempuan itu
"Hah jam 07.30"

Dia lari lari seperti orang di kejar maling dan langaung ke kamar mandi setelah selesai mandi dia pun dari lantai 2 ke meja makan dan mengambik roti yang sudah disiapkan oleh mama nya..

"Mah ka Melody mana?" tanyanya sambil memakan roti yang sudah disiapkan
"Dia udah daritadi berangkat sayang" ucap mamanya
"Yailah main tinggal aja nih punya kakak gak ada perhatiannya banget" ucap nya

Dia pun langsung ke garasi untuk mengambil motor ninja nya yang berwarna merah hitam dan dia pun langsung menstarter motor dan pergi kesekolah..
Tidak sampai 20 menit akhirnya dia pun sampai ke sekolah barunya itu dan terlihat seorang Satpam sedang berdiri

"Ohh jadi ini SMA 48 Jakarta bagus juga" ucapnya
Dia pun bertanya kepada satpam itu

"Mmm pak saya boleh nanya gak pak???" ucapnya
"Opohh boleh den .. Kalo boleh saya tau aden anak baru ya ??" ucap satpam balik bertanya
"Iya pak saya mau ke ruang Kepsek dimana yah?" ucapnya
"Oh ruang kepsek ya. Aden jalan lurus nanti belok kiri di deket kantor itu ruangannya den" beritahu satpam
"Ohh iya terimakasih pak" ucapnya
"Sama sama den semoga betah sekolah disini" balasnya

Dia langsung pergi ke ruangan itu tapi tiba tiba

"ADUHH..!!" ucap bersama
"Lu jalan pake mata dong" ucap laki laki itu
"Ehh maaf gw gak sengaja sorry" balasnya
" hmm lu anak baru ya?? Ya gapapa kenalin Gw ikhwan Alidae panggil aja ikhwan" ucap ikhwan
"Kenalin Gw Ivan Valentino panggil aja ivan " ucap ivan
"Yaudah lu mau kemana??" ucap ikhwan
" hmm mau ke ruang kepsek tapi gw lupa jalannya" ucap ivan
" ohh ruang kepsek yaudah gw anter aja ya " tawar ikhwan
" ok deh makasih ya" balas ivan

Saat jalan mereka tampak akrab sekali sesekali tertawa dan saat sampai di depan ruang kepsek ivan dan ikhwan pun mengetuk pintu


" permisi ... " ucap ikhwan
" iya ada apa?? " balas kepsek
" ini pak saya antar murid baru " ucap ikhwan
" yasudah pak saya kembali ke kelas ya " ucapnya lagi
" ohh iya terimakasih kamu mau antar dia " ucap kepsek
"Iya pak sama sama .. Oyy van gw duluan ya" ucap ikhwan
" Ok Thanks ya mau bantu gw " balas ivan

Ikhwan pun kembali kekelas nya dan kepsek dan ivan menuju ke kelas untuk memberi tahu bahwa ada murid baru..

" permisi bu ini saya antar anak baru " ucap pak kepsek
" oh iya pak terima kasih oh iya nama saya bu lisa " ucap bu lisa

Anak anak mohon perhatiannya sebentar kita kedatangan murid baru pindahan dari jepang ohhh iya silahkan masuk..

" Perkenalkan Nama saya Ivan Valentino saya pindahan dari jepang mohon bantuan dan kerjasama nya" Ucap ivan memperkenalkan diri
" wah ternyata sekelas ya " ucap ikhwan
" lu kenal wan ?? " tanya Syarif
" iya tapi baru kenal tadi " balas Ikhwan
" silahkan kamu duduk di sebelah Aip " ucap bu lisa
" hahah gak gw sangka ternyata kita sekelas " ucap ikhwan santai
" iya " balas ivan
" kenalin gw syarif "
" gw aip "
" salam kenal juga gw ivan " balasnya
Dan pelajaran pun di lanjutkan seperti biasa...


To Be Continued

created by @ivalentino48

Sabtu, 10 Januari 2015

THE TAITAN 48 [eps_1]






        Pagi yang cerah untuk melakukan aktifitas terutama setelah libur panjang.
Oh ya sebelumnya perkenalkan namaku Ridwan siswa SMA TAITAN 48 aku hanya memiliki 1 orang kakak namanya kak Army dia adalah Kepala sekolah disekolah ku.
   
    "huufff...  hari yang membosankan tiba" keluh ku
    "ayolah ini hari pertama kamu di kelas XII jadi harus semangat" kak Army coba menyemangati ku
    "mau gitu juga bakal tetap membosankan" jawab ku mengeluh dengan nada malas
    "apa kamu tidak ingin bertemu dia di sekolah ??" tanya kak Army
    "iya mungkin hanya dia yang bisa membuat aku semangat" jawab ku dalam hati
    "udah sana sebaiknya kamu cepat berangkat dan temui pujaan Hati mu" ejek Kak Army
    "baiklah kak" jawab ku
    "dia berubah semenjak ditinggal 2  Sahabatnya tapi mungkin dia akan semangat lagi kalau mereka bertiga  berkumpul" fikir kak Army

Sedangkan ditempat lain Melody dan Ve Siswi SMA TAITAN 48 sedang bersiap-siap untuk berangkat sekolah.

    "hei Ve kenapa kamu melamun dari tadi ??" tanya Melody
    "hmm... gak kerasa ya Mel kita udah kelas XII SMA" jawab Ve
    "iya lalu apa yang kamu pikirkan" sahut Melody
    "gak lama lagi kita akan lulus SMA dan pasti kita akan berpisah untuk mengejar impian kita masing-masing" jawab Ve dengan Nada lemas
    "itu mungkin sudah takdir dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan tapi kita manusia harus selalu melangkah ke depan untuk masa depan yang indah tapi kita berdua kan sudah janji untuk selalu bersama walaupun jarak dan waktu memisahkan kita iya kan ?!" sahut Melody
    "iya kamu benar Mel aku janji kamu akan selalu menjadi Sahabat terbaiku" jawab Ve
    "sudah sebaiknya kita berangkat apa kamu tidak ingin bertemu pangeran mu Ve ??" ejek Melody
    "mulai deh kamu ini" sahut Ve cemberut
    "tapi kira-kira bagaimana ya kabarnya Ridwan" fikir Ve
    "Ve cepat aku sudah didepan "jawab Melody

Teriakan Melody menyadarkan Ve dari lamunannya
    "iya Mel sebentar" jawab Ve

****

        SMA TAITAN 48 adalah sekolah Elit di Jakarta rata-rata Murid disini dari kalangan atas tapi tidak sedikit juga yang dari kalangan bawah sekolah disini, mereka yg dari kalangan bawah hanya bisa mengandalkan kepintarannya sedangkan yang dari kalangan atas hanya bisa pamer dan menyombongkan diri.

        Perkenalkan Namaku Dhike murid kelas XI di SMA TAITAN 48 aku termasuk orang yang sederhana bisa masuk sekolah ini berkat bantuan kak Army kepala sekolah SMA TAITAN 48… dia memberi aku Beasiswa sampai aku lulus.
Oh ya aku juga memiliki sahabat yang bisa dibilang aneh mereka adalah Kinal, Thalia dan Hanna walau mereka aneh tapi mereka adalah sahabat terbaik ku.

    "Dhike...." sahut seseorang
    "aku tahu betul suara siapa ini" jawab ku dalam hati
    "hai Ike jalannya sendirian aja mau aku temenin" jawab Kinal yg baru saja menghampiri Dhike
    "boleh Neng Kinal" jawab ku seraya mengejek
    "eh Ike kamu liat Tata sama Hanna gak ??" tanya Kinal
    "ehmm...entahlah aku juga baru sampai" jawab ku tidak tau
    "mungkin mereka sudah ada dikelas kali" jawab kinal
    "Ya udah kita ke kelas aja yuk" ajak ku

****

di ruang kepala sekolah kak Army sedang berbicara dengan 2 murid baru
Sedangkan di kelas Ridwan hanya bisa melamun memikirkan sesuatu
   
    "hei Rid kamu kenapa ngelamun dari tadi ??" tanya Melody yang memperhatikannya
    "jangan-jangan kamu lagi mikirin Ve ya ?!" ejek Melody
    "ihiii...Melody kamu itu suka banget ngejek aku" jawab Ve
    "tapi yang dibilang Melody bener ko Ve aku emang lagi mikirin kamu" jawab Ridwan
    "Ciee...Ve mukanya Merah kaya udang Rebus" ledek Melody
    "apa sih kalian berdua gak lucu tau" jawab Ve memalingkan Wajahnya

Tapi tiba-tiba ada pengumuman dari Speaker sekolah bahwa seluruh murid kelas XI s/d XII untuk berkumpul di aula sekolah.

    "eh tuh ada pengumuman kita disuruh ke Aula" sahut Melody
    "ya udah yuk ke Aula sekarang" ajak Ve

Selang beberapa menit semua murid sudah berkumpul dan kak Army siap memberi info kepada murid-murid.

    "oke semuanya sudah berkumpul saya ingin memberi tahu beberapa info bawha.. jadi besok lusa kita akan kedatangan murid pembelajaran baru untuk kelas X dan untuk kegiatan ospek nanti saya akan memilih ketua dari kelas XII untuk memimpin acara ini untuk kelas XI saya juga akan memilih beberapa murid untuk ikut berpartisipasi dan untuk kelas XII kalian kedatangan murid baru... nanti saya perkenalkan ke kalian" jelas Kak Army
    "baik kak" Sahut semua Murid

Setelah pengumuman tadi suasana kelas XII mulai ramai karena akan kedatangan murid baru tapi hanya Ridwan yang tidak mempudulikannya.

    "Rid semangat dong masa ada Murid baru kamu murung gitu" sahut Melody
    "iya kamu ini gak berubah dari dulu murung mulu" sambung Ve
    "terus gua harus ngapain apa perlu gua jungkir balik depan kelas buat nyambut murid baru ?!" jawab Ridwan

tiba-tiba Kak Army datang.

    "selamat pagi semua" sahut Kak Army
    "Pagi Kak" jawab Murid kelas XII
    "seperti kakak bilang tadi kita kedatangan 2 murid baru, mereka pindahan dari Japan" jelas kak Army
    "wah dari Japan Mel murid barunya" sahut Ve ke Melody
    "gak usah nora deh Ve" jawab Ridwan
    "Ridwan Ve kalian berdua ini gak bisa tenang bentar ya" tegur kak Army
    "tau nih kalian berdua ribut mulu dari tadi" sambung Melody
    "dari pada buang-buang waktu sebaiknya saya persilahkan mereka masuk" sahut Kak Army

Ketika murid baru masuk banyak murid-murid terkesima terutama siswi-siswi tapi Ridwan malah memalingkan wajahnya.

    "oke silahkan kalian perkenalkan diri" sahut kak Army
    "Hai semua nama ku Andre" sahut siswa baru yg bernama Andre
    "dan saya Ren" sambung Ren

Tiba-tiba Ridwan menengok ke murid baru itu setelah mendengar nama mereka

    "Andre Ren lu berdua ?!" Ridwan histeris
Seketika murid-murid yang lain melihat ke Ridwan
    "Ridwan jangan teriak di dalam Kelas" jawab Kak Army
    "iya kak maaf abis gak nyangka mereka sekolah disini" jawab Ridwan
    "dia masih sama kayak yan dulu selalu paling berisik di Kelas " bisik Ren ke Andre
    "iya Ren tapi mau gimanapun dia kahabat lama kita" jawab Andre
    "oke sekarang kalian boleh duduk.. Ren kamu duduk di sebelah Melody sedangkan Andre dibelakang Ridwan" jelas kak Army
    "baik kak" jawab Ren dan Andre sambil berjalan menuju kursi mereka

Setibanya mereka ditempat duduk mereka masing-masing Ridwan lah yang lebih dulu membuka obrolan.

    "oy gimana kabar kalian berdua ??" tanya Ridwan
Tapi Melody dan Ve yg berada didekat mereka merasa bingung dengan tingkah Ridwan yg berubah cepat
   
    "Rid emang kamu kenal mereka ??" tanya Ve
    "Oh ya gua lupa mereka ini Sahabat gua dari kecil tapi pas lulus SMP mereka mutusin untuk Sekolah di Japan" jawab Ridwan
    "iya dan dulu Ridwan itu yang paling berisik diantara kami bertiga" sambung Andre
    "Ihhhii.. beda banget sama yg kita kenal dia tuh pemurung banget kayak gak ada semangat hidup, itu aja mungkin kalo gak kenal Ve dia udah kayak mobil tanpa mesin kali" jawab Melody
    "hee siapa yang kamu bilang Mobil tanpa Mesin" sahut Ridwan
    "Oh ya kenalin Aku Melody dan ini teman ku Veranda panggil aja Ve" sahut Melody memperkenalkan dirinya dan Ve
    "iya salam kenal ya" sahut Andre

Sedangkan Ren yg disamping Melody hanya diam

    "Rid kok temen kamu yang satunya diem mulu sih, kenapa ??" tanya Ve ke Ridwan
    "Ohh Ren emang gitu orangnya kaya mayat hidup" jawab Ridwan
    "jangan suka ngomongin orang lain gak baik" sambung Ren dengan nada sinis
    "ehh Ren apa gak sebaiknya lu beri salam sebagai murid baru" jawab Ridwan
    "apa lu lupa baru tadi gua ngasih salam kesemua murid di kelas ini" jawab Ren dengan santai
    "jangan sok Keren di depan Melody sama Ve" jawab Ridwan kesal
    "ternyata bener lu gak berubah sama sekali tetep aja Berisik kayak dulu" balas Ren
    "ehh lu berdua jangan bertengkar ngapa kita kan baru aja ketemu" sambung Andre menenangkan Ridwan dan Ren
    "ternyata mereka bertiga memiliki keperibadian yang berbeda... yang satu pendiam yang satu cerewet dan yang satunya lagi cuma bisa jadi penengah kalo sahabatnya bertengkar" fikir Melody
    "dari pada disini mending gua ke kantin" fikir Ren
    "Ren mau kemana lu ??" tanya Andre
    "Kantin..." jawab Ren terus berjalan meninggalkan kelas
    "tunggu gua ikut...eh Rid ikut gak lu ??" sahut Andre mengajak Ridwan
    "dari pada gak ada kerjaan mending gua ikut lu berdua deh" jawab Ridwan
    "kalian gak mau ikut ??" ajak Andre ke Melody dan Ve
    "gak ah makasih kami disini aja" jawab Melody
    "Oke daaahh" jawab Andre

    "cocok banget ya Mel mereka bertiga jadi sahabat saling mengisi kekurangan masing-masing ?!" tanya Ve
    "iya..." jawab Melody singkat

Sedangkan diperjalanan menuju kantin Ren menabrak seorang cewek

    "sorry gua gak sengaja gua lagi buru-buru mau ke kantin" jawab Ren santai
    "ya Tuhan Keren amat nih cowok" fikir cewek yang ditabrak Ren
    "hei lu gak apa-apa  kan ?!" tanya Ren
    "gak apa apa kok, oh ya lu anak baru disini ya kenalin gua Tamara cewek tercantik di SMA TAITAN 48" jawab Tamara sambil memperkenalkan diri
    "gua Ren murid pindahan dari Japan" jawab Ren

Tapi tiba-tiba Ridwan dan Andre datang

    "ehh Ren lagi apa lu sama cewek gak jelas ini ??" tanya Ridwan
    "tadi gua nabrak dia sampe jatoh" jawab Ren
    "eh siapa yang lu bilang cewek gak jelas ??" tanya Tamara Marah
    "iya siapa lagi cewek kan disini cuma lu doag" jawab Ridwan
    "lu inget ya Ve cewek lu sama gua tuh masih cantikkan gua tau gak" jawab Tamara dengan sombong
    "jiaaahhh pede gila lu "jawab Ridwan mengejek Tamara
    "udah lah Rid gak usah diperpanjang lagi, lagian gua kok yang salah" jawab Ren
    "tuh denger apa kata temen lu dasar cowok stres" sahut Tamara
    "udah-udah lagian ini sekolah gak baik ribut-ribut disini" jawab Andre
    "lu juga anak baru disini ??" tanya Tamara
    "iya nama gua Andre, gua juga sama kayak Ren dari Japan juga" jawab Andre
    "gua Tamara cewek paling cantik..."
    "eh Ren tunggu" sahut  Andre meninggalkan Tamara
    "sial gua di cuekin tapi gak apa apa lah gua udah tau nama cowok yang nabrak gua tadi.. eh tapi kira-kira dia satu kelas gak ya sama gua ??" fikir Tamara

 Sesampainya di kantin Ren, Ridwan & Andre langsung memesan minuman

    "bu biasa es teh manis" sahut Ridwan
    "eh lu berdua mau minum apa ??" tanya Ridwan
    "gua sama aja kayak lu" balas Ren
    "kalo gua sama juga deh" jawab Andre
    "bu es teh manis 3 ya" sahut Ridwan lagi

Tapi di kantin gak cuma mereka bertiga, ada murid lain yang sedang santai-santai

    "Rid lu kenal mereka semua gak ??" tanya Ren
    "oh mereka Prass, Hans & Yoga" jawab Ridwan
    "Mereka satu kelas sama kita Rid ??" tanya Andre
    "iya tapi kalian harus hati-hati.. Prass Cs paling ditakutin di sekolah ini" jawab Ridwan memperingati 2 sahabatnya ini
    "Rid gak salah nih lu juga takut sama mereka bertiga ??" Sahut Ren
    "gua sih bukannya takut tapi males aja kalo punya masalah sama mereka" jawab Ridwan
    "Prass itu bokapnya mafia jadi gua males sampe kak Army juga gak mau punya urusan sama bokapnya" sambung Ridwan
    "menarik nih kayaknya.. kira-kira gua bisa ngalahin dia dimana Rid ??" tanya Ren
    "lu gila dia tuh kapten tim Basket belum ada yang bisa ngalahin dia" jawab Ridwan
    "ehh Rid lu lupa dulu kita bertiga ini siapa ??" sahut Andre
    "iya kan itu dulu Ndre udah 2 Tahun lebih kita gak maen Basket bareng" jawab Ridwan

Di tempat Prass duduk ternyata mereka bertiga memperhatikan Ren, Ridwan dan Andre

    "kayaknya kita kedatangan murid baru nih Prass" sahut Hans
    "iya coba kalian liat siapa yg bersama mereka" jawab Prass
    "Ridwan pecundang yang bisanya bersembunyi dibalik nama Kakaknya yang sebagai Kepala sekolah" balas Yoga
    "hei Prass lu mau kemana ??" tanya Yoga
    "bodoh lu liat aja apa yang bakal Prass lakuin sama 2 anak Baru itu" jawab Hans

Prass menghampiri Ren Dan kawan-kawan
    "hai gua Prass kapten tim Basket disini" sahut Prass memperkenalkan diri
    "gua Ren dan ini temen gua Andre" jawab Ren
    "gua kesini mau ngajak lu berdua join ke Tim basket Sekolah kita" ajak Prass

    "gua sama Ren belum nentuin ekskul mana yg bakal kita ikutin" jawab Andre
    "oh mungkin kalian mau ikutin ekskulnya Ridwan ??" tanya Prass
    "iya mungkin begitu" jawab Ren
    "tenang Ridwan ini masuk ekskul Basket juga kok walau cuma jadi pemain pengganti" jawab Prass
    "kita liat aja dalam waktu dekat ini gua bakal nentuin mau masuk ekskul mana dan kalo gua masuk ekskul Basket siap-siap lu harus copot tuh Band kapten" jawab Ren Meninggalkan Kantin
    "hei Ren tunggu" sahut Andre dan Ridwan

Sedangkan Prass masih duduk ditempat dimana tadi Ren duduk

    "oke kita liat aja apa lu bisa Rebut Posisi Kapten Tim Basket" fikir Prass
    "eh lu berdua yuk balik ke Kelas" ajak Prass ke Hanns dan Yoga

Setibanya Ren di kelas Ridwan langsung marah gara-gara Ren menantang Prass

    "Ren lu ini gimana sih kan udah gua kasih tau jangan pernah berurusan sama Prass" sahut Ridwan marah
    "kenapa lu takut ??" jawab Ren
    "ya bukannya gitu tapi lu sama aja ngajak perang sama bokapnya Prass" balas Ridwan
    "gua gak peduli dan mungkin Andre juga berfikiran sama kayak gua ya gak Ndre ?!" sahut Ren
    "ya gua bakal ikut apapun yang terjadi" jawab Andre
    "lu berdua ini memang gak berubah sama sekali" balas Ridwan
    "bukan kita yang berubah tapi lu aja yg terlalu parno Rid santai aja Ren pasti punya Rencana" jawab Andre

Sedangkan Melody dan Ve yg berada dekat mereka merasa Bingung

    "eh kalian ngomongin apa sih ??" tanya Ve
    "anak cewek diem aja gak usah ikut campur urusan cowok" jawab Ren
    "ya udah kalo gak mau ngasih tau" balas Ve cemberut

****

Tapi gak lama Prass Cs masuk ke kelas
dan dia menghampiri Melody

    "hai cantik" goda Prass
    "gak usah kurang ajar ya sama cewek" bentak Ve
    "wow ada yang marah rupanya, jangan marah-marah mulu dong neng Ve" jawab Hanns
    "jangan suka perlakuin cewek suka-suka hati" bentak Ridwan karena Marah Ve diganggu
    "terus lu maunya apa ribut ayo" jawab Hannss
    "oke kalo itu yang lu mau ayo kita keluar sekarang" Tantang Ridwan
    "Ridwan gua minta lu duduk sekarang" sahut Ren
    "ta-ttapii Ren" belum selesai Ridwan mengucapkan
tiba-tiba Hanns dipukul oleh Prass
    "prass kenapa lu mukul gua ??" tanya Hannss
    "jangan berlaga sok keren pertempuran kita belum dimulai jadi lu harus sabar" bisik Prass
    "baik Prass" jawab Hanss langsung duduk di kursinya

Murid-murid yang melihat kejadian tadi heran kenapa Prass memukul Hanss terutama Ridwan

    "aneh kenapa yang dipukul Prass bukan gua tapi malah Hanss ??" fikir Ridwan
    "lu gak usah bingung.. Prass emang sengaja mukul Hanss biar le berdua gak jadi ribut" jelas Andre
    "dari mana lu tau Ndre ??" tanya Ridwan
    "lu gak sadar kenapa Ren nyuruh lu duduk lagi, itu karena Ren maupun Prass gak mau salah satu temennya luka parah sebelum perebutan kapten tim Basket" jelas Andre
    "jadi intinya Ren mau gua ikut dalam tim lu berdua ?!" balas Ridwan
    "iya makannya lu jangan bertindak ceroboh karena gua perlu tenaga lu" sahut Ren

Tiba-tiba Tamara and Gank masuk ke kelas

    "hai Semua Tamara yang cantik ini sudah hadir" sahut Tamara dengan tingkah lakunya yang centil
    "wah itu kan cowo yang Nabrak gua tadi" fikir Tamara

Tamara pun berjalan menuju tempat Ren
    "hai masih inget sama gua gak ??" tanya Tamara
    "oh lu yang tadi gua tabrak kan ?!" jawab Ren dengan santai
    “iya gua Tamara nah ini temen-temen gua ada Angel, Riska, Dewi dan Violet” sahut Tamara sambil memperkenalkan teman-temannya
    “gua Ren.. kalian kalo gak ada urusan penting lebih baik cepat-cepat pergi dari sini” jawab Ren sinis
    “biasa aja dong bang emang ini sekolah lu apa ?!” sahut Violet
    “Vi lu bisa diem gak ??” bisik Riska
    “tau nih.. lu gak mau Tamara marah kan ?!” sambung Angel
    “oke gak apa-apa gua akan pergi tapi suatu saat lu yang bakal ngejar-ngejar gua” jawab Tamara

Sedangkan Melody yang berada disamping Ren hanya bisa diam setelah Tamara pergi lalu Melody bertanya kepada Ren

    “Ren boleh bicara bentar gak ??” tanya Melody
    “boleh mau ngomongin apaan ??” jawab Ren
    “hmmm.. kamu ini asli keturunan Japan atau bukan ??” tanya Melody
    “gua keturunan Indonesia-Japan, bokap gua asli Japan nyokap gua orang Jogja” jelas Ren
    “terus kenapa kamu sama Andre pindah ke Indonesia lagi kenapa gak di Japan aja ??” tanya Melody
    “sebenarnya kita balik ke Indonesia itu karna permintaan kak Army, dia bilang khawatir sama Ridwan soalnya semenjak kami pergi ke Japan dia jadi terlihat murung terus” jelas Ren

    “iya itu bisa terlihat dari perubahan sikap Ridwan.. dulu pertama kali aku kenal dia orangnya kayak gak ada semangat untuk hidup, tapi setelah kamu sama Andre hadir dia beda banget jadi ceria” sambung Melody sambil melihat ke arah Ridwan yang sedang bercanda dengan Ve dan Andre


to be continued ...

created by @Ren_Kagami48